Tutorial Cara Membuat Google Account Beserta Akun Gmail

10/22/2017 Add Comment
Tutorial Cara Membuat Google Account Beserta Akun Gmail - Image by MeNDHo.com

Cara membuat akun Google (Google Account) sebenarnya cukup mudah, hanya dengan beberapa langkah kita sudah bisa mendapatkan akun Google beserta akun email (Gmail). Tetapi untuk sebagian orang yang belum tahu atau yang baru membeli HP / Smartphone berbasis Android mungkin masih ada yang bingung bagaimana cara membuatnya. Saya sendiri terkadang suka dimintai tolong oleh beberapa teman untuk membuatkan akun Google agar bisa mendownload dan menginstal berbagai aplikasi di smartphone Androidnya. Nah, pada tutorial kali ini saya akan memberikan panduan maupun langkah-langkah dalam membuat akun Google khusus bagi yang belum tahu atau ingin membuat Google Account sendiri.

Sebelum ke langkah pembuatan, silahkan baca artikel mengenai "Tips sebelum membuat Google Account" agar dikemudian hari kita dapat meminimalisir dan terhindar dari resiko lupa dan juga kehilangan akun Google kita.

Berikut ini langkah-langkah dalam pembuatan Google Account disertai dengan contoh gambar.

Pertama, silahkan kunjungi halaman pendaftaran Google Account.
👉 https://accounts.google.com/SignUp

Kemudian, ubahlah pengaturan bahasa ke dalam bahasa Indonesia agar lebih mudah. Untuk menu pengaturannya ada di pojok kanan paling bawah. Setelah itu, isi data-data pada form yang telah disediakan. Untuk contohnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini.

Contoh Pengisian Formulir Pendaftaran Google Account - Image by MeNDHo.com

Keterangan:

Nama
Silahkan isi dengan Nama Depan dan juga Nama Belakang.

Pilih nama pengguna Anda
Silahkan isi dengan nama pengguna yang diinginkan. Ini nanti akan menjadi alamat email (Gmail) sekaligus username yang akan digunakan untuk login ke semua produk layanan Google. Carilah username yang belum digunakan orang lain. Jika ada pesan “Nama pengguna tersebut telah digunakan…”, silahkan ganti dengan yang lain, atau coba gabungkan huruf, angka dan titik.
Contoh: hanyacontohsaja123@gmail.com atau hanya.contoh123@gmail.com

Buat sandi
Isi dengan kata sandi / password yang diinginkan dan panjang minimal 8 karakter. Usahakan yang mudah diingat tapi tidak mudah ditebak orang lain. Misalnya menggunakan kombinasi huruf, angka atau karakter (!?@#$%).
Contoh: bikinpassword2017 atau mautauaja?! atau kepobanget123?!

Konfirmasi sandi Anda
Ketik kembali kata sandi / password yang telah dibuat tadi.

Tanggal Lahir
Pastikan pada saat mengisi tanggal lahir, jumlah usia harus sudah melebihi 13 tahun keatas agar tidak terjadi error pada saat pembuatan akun.
*) Tentang persyaratan usia untuk pembuatan Google Account dan layanan produk Google lainnya, selengkapnya bisa dibaca pada link dibawah ini.
👉 https://support.google.com/accounts/answer/1350409

Gender
Silahkan pilih gender / jenis kelamin.

Ponsel
Pilih lokasi negara kemudian isi dengan nomor HP kalian. Contoh: +6285612345678.
*) Catatan:
Gunakan nomor HP yang aktif dan sering digunakan. Karena nanti akan digunakan untuk verifikasi akun, selain itu bisa digunakan dan memudahkan dalam proses pemulihan akun dan juga kata sandi / reset password jika kalian lupa di kemudian hari.

Alamat email Anda saat ini
Kosongkan saja.

Lokasi
Silahkan pilih lokasi negara.

Jika semua sudah diisi, kemudian klik “Langkah Berikutnya”.

Setelah itu, akan muncul pesan mengenai “Privasi dan Persyaratan”. Silahkan scroll saja sampai kebawah. Kemudian, klik “Saya Setuju”.

Pesan Konfirmasi Mengenai Privasi dan Persyaratan - Image by MeNDHo.com

Selanjutnya akan muncul halaman konfirmasi pembuatan akun dan email baru. Silahkan Klik “Continue”.

Halaman Konfirmasi Pembuatan Google Account dan Email Baru - Image by MeNDHo.com

Selesai. 👌

Selamat, kalian sudah berhasil membuat Google Account beserta akun email (Gmail) gratis dari Google. Dibawah ini contoh tampilan halaman utama Akun Google yang berhasil dibuat.

Tampilan Halaman Utama Google Account - Image by MeNDHo.com

Jika ingin mengakses akun Gmail, silahkan klik pada logo Gmail (seperti pada contoh gambar diatas), maka kalian akan diarahkan ke halaman utama dari Gmail dan siap digunakan untuk mengirim dan menerima pesan email.

Tampilan Halaman Utama Gmail - Image by MeNDHo.com

Nah, dengan satu akun saja kita bisa mengakses produk dan layanan dari Google yang memerlukan Login terlebih dahulu seperti Gmail, Blogger, YouTube, Google+, Google Drive, Google AdSense, Google AdWords, Google Play Store, dan lain sebagainya.

*) Tips ringan:
- Agar tidak lupa dikemudian hari, silahkan catat dan simpan kembali informasi penting seperti username beserta kata sandi / password yang telah dibuat.
- Jangan pernah memberikan kata sandi / password ke orang lain, kecuali ke orang yang kalian percayai.

Sekian tips dan tutorial tentang cara membuat akun Google (Google Account) beserta akun Gmail. Semoga bermanfaat. 😊

Tips Sebelum Membuat Google Account

10/19/2017 Add Comment
Tips Sebelum Membuat Google Account - Image by MeNDHo.com

Kali ini MeNDHo.com akan memberikan sedikit tips ringan sebelum kita membuat Google Account. Apalagi jika nanti akun yang ingin kita buat adalah akun pribadi sekaligus akun utama (primary) untuk mengakses semua produk layanan Google, seperti Gmail, Blogger, YouTube, Google+, Google Drive, Google AdSense, Google AdWords dan yang paling penting bagi pengguna smartphone Android adalah untuk mengakses Google Play Store.

Oke, langsung saja, berikut ini beberapa tips sebelum membuat akun Google:

Siapkan aplikasi Notepad atau Secarik Kertas

Notepad untuk mencatat username dan password Google Account - Image by MeNDHo.com

Bagi yang menggunakan komputer silahkan gunakan aplikasi Notepad atau jika kita menggunakan HP bisa menggunakan kertas untuk mencatat semua informasi-informasi penting sebelum membuat Google Account. Saya sendiri biasanya menggunakan Notepad untuk keperluan mencatat username dan juga password untuk login ke berbagai email maupun situs social media. Ya namanya juga manusia kadang bisa lupa.

Buat Kata Sandi / Password yang mudah diingat tapi tidak mudah ditebak

Contoh password menggunakan kombinasi huruf, angka dan karakter - Image by MeNDHo.com

Pada saat kita ingin membuat kata sandi / password, usahakan buatlah yang mudah diingat sekaligus tidak mudah ditebak oleh orang lain. Caranya dengan mengkombinasikan huruf, angka dan juga karakter (!?@#$%). Misalnya kita ingin membuat password dengan menggunakan nama kita, tanggal lahir, nama pacar maupun nama mantan (biasanya biar gampang diingat), nanti tinggal kombinasikan saja antara huruf, angka atau bisa juga ditambahkan beberapa karakter.
Contoh: n@masay4 atau namakamu!? atau 17agustus45 atau 1jan1990 atau namapacar123!@# atau namamantan?321

Gunakan Nomor HP yang aktif dan sering digunakan

Contoh verifikasi Google Account menggunakan nomor HP - Image by MeNDHo.com

Kenapa kita harus menggunakan nomor HP yang aktif ? Karena, selain untuk verifikasi akun juga bisa digunakan untuk mereset kata sandi / password pada saat kita lupa dikemudian hari. selain itu, dapat menghindarkan akun kita dibobol dari tangan-tangan jahil. Karena pada saat mau mereset password akan disuguhkan berbagai pilihan cara, salah satu diantaranya dengan menggunakan nomor HP. Biasanya Google akan mengirimkan kode verifikasi ke nomor HP yang kita isikan pada saat membuat akun.

Catat dan simpan informasi-informasi penting

Catat dan simpan username beserta password menggunakan Notepad - Image by MeNDHo.com

Jangan lupa dicatat dan disimpan kembali informasi penting seperti username dan juga kata sandi / password yang telah kita buat, bisa menggunakan aplikasi Notepad ataupun ditulis di secarik kertas. Ini buat jaga-jaga jika dilain hari kita lupa username ataupun kata sandinya, jadi kita tidak perlu repot-repot mereset ulang kata sandi / password apalagi membuat ulang akun Google.

Jangan pernah memberikan Kata Sandi / Password ke orang lain

Simpan dan jaga kerahasiaan password - Image by MeNDHo.com

Nah, ini yang paling penting !! Jangan pernah berikan informasi mengenai kata sandi / password kita ke orang lain kecuali ke orang yang kita kenal dan kita percayai.

Nah, itulah sedikit tips sebelum maupun sesudah membuat Google Account. Dengan melakukan cara-cara diatas setidaknya kita dapat meminimalisir dan terhindar dari resiko lupa dan juga kehilangan akun Google kita. Sekian tips ringan dari saya, semoga bermanfaat. 😉

Contoh Sistem Operasi Desktop dan Mobile

10/09/2017 Add Comment
Contoh Sistem Operasi Desktop dan Mobile - Image by MeNDHo.com

Ada berbagai macam maupun jenis dari Sistem Operasi yang populer saat ini, baik pada perangkat desktop (Komputer / Laptop) dan juga pada perangkat mobile (Ponsel / Handphone / Smartphone). Berikut ini beberapa contoh Sistem Operasi modern berbasis GUI (Graphical User Interface) yang paling sering kita jumpai.

Contoh Sistem Operasi Pada Perangkat Desktop (Komputer / Laptop)

Windows

Contoh Sistem Operasi Windows - Image by MeNDHo.com

Windows merupakan salah satu sistem operasi yang paling banyak digunakan hingga saat ini. Sistem operasi ini adalah OS generasi kedua dan merupakan pengembangan dari sistem operasi MS-DOS (Microsoft Disk Operating System) yang dimiliki oleh perusahan Microsoft. Pada awal munculnya, sistem operasi ini sudah menggunakan tampilan berbasis GUI yang menampilkan semua informasi menggunakan kombinasi grafis dan teks sehingga menarik dan dapat memudahkan para penggunanya dalam mengakses sistem operasi ini dengan mudah.

Berikut ini perkembangan dari versi Windows:
  • Windows 1.0 (1985)
  • Windows 2.0 (1987)
  • Windows 3.0 (1990)
  • Windows 3.1 (1992)
  • Windows 95 (1995)
  • Windows 98 (1998)
  • Windows ME (Millennium Edition) (2000)
  • Windows NT 3.1 (1993)
  • Windows NT 3.5 (1994)
  • Windows NT 3.51 (1995)
  • Windows NT 4.0 (1996)
  • Windows 2000 (2000)
  • Windows XP (2001)
  • Windows Vista (2006)
  • Windows 7 (2009)
  • Windows 8 (2012)
  • Windows 8.1 (2013)
  • Windows 10 (2015)

Linux

Contoh Sistem Operasi Linux - Image by MeNDHo.com

Linux merupakan sistem operasi yang bersifat Open Source (sumber terbuka), dimana kode sumber (source-code) Linux dapat dimodifikasi dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja. Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux Distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME, KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice.

Berikut ini beberapa contoh distro Linux:
  • Debian
  • Red Hat
  • Ubuntu
  • Fedora
  • Slackware
  • Knoppix
  • OpenSUSE
  • Mandriva
  • ClearOS
  • CentOS
  • Linux Mint
  • BlankOn
  • dan lain sebagainya

Mac OS

Contoh Sistem Operasi Mac OS - Image by MeNDHo.com

Mac OS (Macintosh Operating System) adalah OS yang dibuat dan dikembangkan oleh perusahaan Apple Inc dan merupakan sistem operasi pertama kali dalam penggunaan tampilan antarmuka berbasis GUI yang kemudian ditiru oleh Microsoft. Sistem operasi ini dirancang khusus dan hanya kompatibel untuk produk keluaran Apple saja, contohnya MacBook. Dibandingkan dengan Windows dan juga Linux, Mac OS bisa dibilang sistem operasi premium karena dari segi tampilan dan fiturnya menarik, sehingga menjadikan sistem operasi ini memiliki tempat tersendiri bagi penggunanya.

Berikut ini perkembangan dari versi Mac OS:
  • Mac OS System Software 1 (1984)
  • Mac OS System Software 2 (1985)
  • Mac OS System Software 3 (1986)
  • Mac OS System Software 4 (1987)
  • Mac OS System Software 5 (1987)
  • Mac OS System Software 6 (1988)
  • Mac OS System 7 / Mac OS 7.6 (1991)
  • Mac OS 8 (1997)
  • Mac OS 9 (1999)
  • Mac OS X 10.0 – code name "Cheetah" (2001)
  • Mac OS X 10.1 – code name "Puma" (2001)
  • Mac OS X 10.2 – code name "Jaguar" (2002)
  • Mac OS X Panther – version 10.3 (2003)
  • Mac OS X Tiger – version 10.4 (2005)
  • Mac OS X Leopard – version 10.5 (2007)
  • Mac OS X Snow Leopard – version 10.6 (2009)
  • Mac OS X Lion – version 10.7 (2011)
  • OS X Mountain Lion – version 10.8 (2012)
  • OS X Mavericks – version 10.9 (2013)
  • OS X Yosemite – version 10.10 (2014)
  • OS X El Capitan – version 10.11 (2015)
  • macOS Sierra – version 10.12 (2016)
  • macOS High Sierra – version 10.13 (2017)

Contoh Sistem Operasi Pada Perangkat Mobile (Ponsel / Handphone / Smartphone)

Symbian

Contoh Sistem Operasi Symbian - Image by MeNDHo.com

Symbian adalah sistem operasi tak bebas yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan pada peralatan bergerak (mobile) atau ponsel. Jenis OS ini mudah kita temui di ponsel produk keluaran Nokia dan beberapa produk Sony Ericsson. Sistem operasi ini sempat menjadi penguasa pasar pada perangkat mobile, tetapi saat ini penggunaannya mulai bergeser karena kalah populer dengan OS besutan Google yaitu Android dan juga OS keluaran dari Apple Inc yaitu iOS.

Berikut ini beberapa versi dari sistem operasi Symbian:
  • Symbian OS 6.0 dan 6.1 (2001)
  • Symbian OS 7.0 dan 7.0s (2003)
  • Symbian OS 8.0 (2004)
  • Symbian OS 8.1 (2005)
  • Symbian OS 9.0 (2004)
  • Symbian OS 9.1 (2005)
  • Symbian OS 9.2 (2006)
  • Symbian OS 9.3 (2006)
  • Symbian OS 9.4 (2007)
  • Symbian^2 (2010)
  • Symbian^3 dan Symbian Anna - Symbian OS 9.5 (2011)
  • Nokia Belle - Symbian OS 10.1 (2011)

Windows Phone

Contoh Sistem Operasi Windows Phone - Image by MeNDHo.com

Windows Phone merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft untuk perangkat mobile atau smartphone. Dengan Windows Phone, Microsoft menciptakan antarmuka pengguna baru menggunakan bahasa desainnya yang diberi nama Modern Style UI. Selain itu, perangkat lunak ini terintegrasikan dengan aplikasi pihak ketiga dan berbagai layanan Microsoft, serta menetapkan persyaratan minimal untuk perangkat keras yang memakai OS ini. Windows phone memiliki kelebihan, berupa sistem operasi yang sangat ringan, sehingga cocok diaplikasikan pada sebuah smartphone low end dengan spesifikasi yang minimalis. Namun demikian, dukungan aplikasi pada Windows Phone tidak sebanyak dukungan aplikasi pada Android dan juga iOS.

Berikut ini beberapa versi dari Windows Phone:
  • Windows Phone 7 (2010)
  • Windows Phone 7.5 (2011)
  • Windows Phone 7.8 (2013)
  • Windows Phone 8 (2012
  • Windows Phone 8.1 (2014)
  • Windows 10 Mobile (2015)

Blackberry OS

Contoh Sistem Operasi Blackberry OS - Image by MeNDHo.com

Blackberry OS merupakan salah satu jenis sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Research In Motion (RIM). OS ini sama seperti halnya dengan sistem operasi keluaran Apple Inc, yaitu hanya identik dengan satu jenis smartphone saja. Sistem operasi ini pada awalnya dikembangkan untuk kepentingan bisnis, dengan produk unggulannya yaitu BBM (Blackberry Messenger). Sistem operasi ini memungkinkan penggunaan smartphone dengan berbagai macam aplikasi dan juga utilitas yang memungkinkan aktivasi nirkabel lengkap dan sinkronisasi email, kalender, tugas, catatan, dan juga kontak yang mengarah kepada kepentingan bisnis dan biasanya digunakan untuk komunikasi pada lingkungan perusahaan. Apabila dibandingkan dengan sistem operasi mobile lainnya, OS ini memiliki GUI yang tidak terlalu menarik, karena lebih banyak mengutamakan fungsionalitas dari perangkat itu sendiri.

Berikut ini beberapa versi dari Blackberry OS:
  • Blackberry OS 1.0 (1999)
  • Blackberry OS 3.6 (2002)
  • Blackberry OS 5.0 (2009)
  • Blackberry OS 6.0 (2010)
  • Blackberry OS 7.0 (2011)
  • Blackberry OS 7.1 (2012)
  • Blackberry OS 10 (2013)

iOS

Contoh Sistem Operasi iOS - Image by MeNDHo.com

iOS adalah sistem operasi perangkat mobile yang dikembangkan serta didistribusikan oleh perusahaan Apple Inc dan merupakan MAC OS X dalam versi mobile. Sistem operasi ini pertama diluncurkan tahun 2007 untuk iPhone dan iPod Touch, dan telah dikembangkan untuk mendukung perangkat Apple lainnya seperti iPad dan Apple TV. Tidak seperti Windows Phone dan Android, Apple tidak melisensikan iOS untuk diinstal di perangkat keras non-Apple.

Berikut ini perkembangan dari versi iOS:
  • iPhone OS 1 (2007)
  • iPhone OS 2 (2008)
  • iPhone OS 3 (2009)
  • iOS 4 (2010)
  • iOS 5 (2011)
  • iOS 6 (2012)
  • iOS 7 (2013)
  • iOS 8 (2014)
  • iOS 9 (2015)
  • iOS 10 (2016)
  • iOS 11 (2017)

Android

Contoh Sistem Operasi Android - Image by MeNDHo.com

Android merupakan sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan oleh perusahaan Google dan dirancang untuk perangkat mobile (Smartphone). Hingga saat ini Android merupakan OS paling terpopuler dan banyak digunakan pada berbagai macam smartphone di seluruh dunia. Sama halnya dengan Linux yang merupakan sistem operasi open source, membuat banyak developer yang mengembangkan dan juga memodifikasi untuk digunakan diberbagai device dengan menambahkan interface dan juga berbagai fitur tambahan pada sistem operasi Android.

Berikut ini perkembangan dari versi Android:
  • Andoid 1.0 (23 September 2008)
  • Andoid 1.1 (9 Februari 2009)
  • Andoid 1.5 "Cupcake" (27 April 2009)
  • Andoid 1.6 "Donut" (15 September 2009)
  • Andoid 2.0 - 2.1 "Eclair" (26 Oktober 2009)
  • Andoid 2.2 - 2.2.3 "Froyo" (20 Mei 2010)
  • Andoid 2.3 - 2.3.7 "Gingerbread" (6 Desember 2010)
  • Andoid 3.0 - 3.2.6 "Honeycomb" (22 Februari 2011)
  • Andoid 4.0 - 4.0.4 "Ice Cream Sandwich" (18 Oktober 2011)
  • Andoid 4.1 - 4.3.1 "Jelly Bean" (9 Juli 2012)
  • Andoid 4.4 - 4.4.4 "KitKat" (31 Oktober 2013)
  • Andoid 5.0 - 5.1.1 "Lollipop" (12 November 2014)
  • Andoid 6.0 - 6.0.1 "Marshmallow" (5 Oktober 2015)
  • Andoid 7.0 - 7.1.2 "Nougat" (22 Agustus 2016)
  • Andoid 8.0 "Oreo" (21 Agustus 2017)

Itulah beberapa contoh dari sistem operasi pada perangkat desktop dan juga mobile yang populer hingga saat ini. Semoga bermanfaat. 😊

Beberapa Fungsi Utama Sistem Operasi

10/04/2017 Add Comment
Fungsi Sistem Operasi - Image by MeNDHo.com

Secara umum Sistem Operasi berfungsi sebagai penghubung antara perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), serta menjamin beberapa aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa adanya hambatan, kemudian menampilkannya dalam bentuk teks dan grafis agar lebih mudah dalam penggunaannya.

Berikut ini beberapa fungsi utama Sistem Operasi (OS), diantaranya:
  • Menjalankan Operasi Dasar Sistem
Sistem ini dinilai sebagai komponen vital yang mendasari kerja perangkat lunak atau software aplikasi lainnya. Sebelum aplikasi dapat berjalan dan berfungsi pada suatu perangkat, maka sistem operasilah yang memungkinkan program atau aplikasi tersebut dapat berjalan dan ditampilkan kepada pengguna atau user yang menggunakan perangkat tersebut.
  • Mengelola dan Mengatur Seluruh Sumber Daya Hardware Maupun Software
Bisa dikatakan bahwa Sistem Operasi adalah Resource Manager dalam sebuah perangkat sistem, yaitu mengontrol fungsi perangkat keras seperti Memori, CPU, Harddisk, dan perangkat keras lainnya serta mengatur fungsi program atau software aplikasi agar terhubung dengan perangkat keras tersebut dan juga mengelola seluruh sumber daya baik hardware, software maupun program-program aplikasi lainnya, agar dapat beroperasi secara mudah, cepat, dan dapat digunakan secara efisien.

Mengelola dan Mengatur Seluruh Sumber Daya Hardware Maupun Software - Image by MeNDHo.com

  • Mengkoordinasi Kerja Perangkat
Selain mengatur perangkat keras dan perangkat lunak agar terhubung satu sama lain, Sistem Operasi juga berfungsi mengkoordinasikan segala hal didalam sebuah perangkat terutama menyusun program yang sifatnya kompleks menjadi lebih sederhana dan berurutan. Sistem Operasi memudahkan suatu aplikasi agar dapat bekerja dengan lebih efisien.
  • Mengoptimalkan Fungsi Dari Sebuah Perangkat
Fungsi lain dari Sistem Operasi atau OS adalah mengoptimalkan penggunaan perangkat keras maupun perangkat lunak. Misalnya dalam hal mengatur waktu berfungsinya CPU, pemanggilan data yang tersimpan dalam memori Harddisk, ataupun mengatur waktu yang digunakan untuk koneksi dalam terminal.

Sebagai Wadah Program atau Software Aplikasi - Image by MeNDHo.com

  • Wadah Program atau Software Aplikasi
Program atau Software Aplikasi yang ada di perangkat komputer / gadget memang tersimpan dalam media penyimpanan akan tetapi sebenarnya program atau aplikasi tersebut berada dalam wadah yang merupakan Sistem operasi itu sendiri. Program atau aplikasi tersebut melekat pada Sistem Operasi dan tidak bisa berfungsi tanpa adanya Sistem Operasi.
  • Mengawasi dan Melindungi Jalannya Suatu Fungsi Program
Sistem operasi memungkinkan user atau pengguna yang memiliki hak untuk mengakses komputer atau gadget dalam menjalankan suatu program dan mengendalikan siapa saja yang bisa mengakses program atau aplikasi tersebut. Istilah ini biasa dikenal sebagai fungsi Gate Keeper. Tidak hanya mengendalikan user dalam mengakses sistem ataupun program, sistem operasi juga mengawasi segala hal yang dilakukan oleh user dalam mengakses sistem program dalam sebuah perangkat baik komputer maupun gadget.

Menyajikan Tampilan (User Interface) - Image by MeNDHo.com

  • Menyajikan Tampilan (User Interface)
Tampilan yang kita lihat di layar komputer maupun gadget adalah hasil dari pengoperasian OS atau Sistem Operasi. Dengan kata lain, sistem operasi memudahkan aplikasi berjalan sekaligus menampilkannya pada layar monitor atau menterjemahkan bahasa pemrograman yang berasal dari CPU kemudian menampilkannya dalam bentuk teks dan grafis serta tampilan lainnya yang mudah dimengerti dan juga berperan sebagai suatu interface atau tatap muka antara user atau pengguna dengan perangkat keras yang digunakan agar lebih mudah dalam penggunaannya.

Demikian penjelasan mengenai beberapa fungsi utama dari Sistem Operasi (OS). Semoga Bermanfaat. 😊

Sekilas Tentang Sistem Operasi Pada Perangkat Desktop dan Mobile

10/03/2017 Add Comment
Sekilas Tentang Sistem Operasi - Image by MeNDHo.com

Di era modern sekarang ini, perangkat komputer maupun perangkat mobile (gadget) tidak lepas dari yang namanya Sistem Operasi. Sistem Operasi itu sendiri merupakan perangkat lunak yang paling penting dalam mengatur seluruh sumber daya dalam sebuah perangkat (komputer/mobile). Sumber daya ini dapat berupa perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) maupun program-program aplikasi lainnya.

Secara umum Sistem Operasi (Operating System) atau biasa disingkat dengan OS adalah sebuah perangkat lunak (software) pada sistem perangkat komputer ataupun perangkat mobile yang bertugas dalam mengatur, mengontrol dan memanajemen pengelolaan sumber daya (hardware maupun software) serta sebagai operasi-operasi dasar sistem, termasuk dalam menjalankan berbagai macam program aplikasi. Misalnya menjalankan program pengolah data, aplikasi pemutar musik dan video, peramban web (web browser) dan lain sebagainya.

Fungsi dan Alur Proses Cara Kerja Sistem Operasi - Image by MeNDHo.com

Selain itu, OS juga berperan sebagai penghubung antara perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), serta menjamin beberapa aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa adanya hambatan dan mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan CPU dan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.

Sistem Operasi merupakan perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori pada saat dinyalakan (booting). Sedangkan software atau program aplikasi lainnya dijalankan setelah sistem operasi itu berjalan, dan sistem operasi akan melakukan layanan inti untuk software atau program aplikasi tersebut, seperti akses ke disk, manajemen memori, penjadwalan tugas (schedule task), dan antar-muka user (GUI/CLI). Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu sistem operasi. Selain itu, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka (library) dari fungsi-fungsi standar, dimana software atau program aplikasi lainnya dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian, diantaranya:
  • Mekanisme Boot
  • Yaitu proses meletakkan kernel ke dalam memori ketika sistem pertama kali dinyalakan. Misalnya di Windows ada istilah yang namanya Gagal Booting atau di Android dengan istilah BootLoop.
  • Kernel
  • Yaitu inti dari sebuah sistem operasi. Inti inilah yang memiliki tugas pokok untuk mengatur jalannya dari sebuah sistem operasi.
  • Command Interpreter atau Shell
  • Yang bertugas membaca input dari pengguna.
  • Pustaka-pustaka (Library)
  • Yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain. Contohnya file DLL (Dynamic Link Library) yang terdapat pada OS Windows dengan ekstensi berakhiran ".dll".
  • Driver
  • Yang bertugas untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrolnya. Misalnya pada sebuah komputer yang baru diinstal terkadang ada beberapa fungsi dari hardware (contoh: VGA, Sound Card, Wifi, Modem) yang tidak bekerja, maka kita harus menginstal driver dari hardware tersebut agar dapat bekerja dan berfungsi dengan baik.

Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, Sistem Operasi memiliki banyak perubahan dan perkembangan dari waktu ke waktu. Dibandingkan dengan dahulu yang hanya menggunakan tampilan dan perintah teks saja, saat ini sistem operasi telah menggunakan tampilan antarmuka pengguna grafis atau biasa disebut dengan GUI (Graphical User Interface) yang menampilkan semua informasi menggunakan kombinasi grafis dan teks, sehingga dapat memudahkan para pengguna dalam mengakses suatu perangkat dengan mudah.

Sistem Operasi Berbasis GUI Pada Perangkat Desktop dan Mobile - Image by MeNDHo.com

Beberapa contoh sistem operasi modern berbasis GUI yang populer diantaranya Microsoft Windows, Linux dan juga Mac OS X (yang digunakan pada perangkat komputer/desktop), kemudian Symbian, Blackberry OS, Windows Phone, iOS dan juga OS Android (yang digunakan pada perangkat mobile/gadget).

Itulah penjelasan singkat mengenai Sistem Operasi (Operating System). Semoga bermanfaat. 😊

Tips download di 4shared tanpa Sign Up atau Login

4/08/2012 6 Comments
Tips download di 4shared tanpa Sign Up atau Login - Image by MeNDHo.com Belakangan ini situs tempat penyimpanan online gratis 4shared menerapkan sistem Login atau Sign Up terlebih dahulu jika kita ingin mengunduh / download file di 4shared. Bagi yang sudah punya akun di 4shared sih enak tinggal login, tapi kalau yang belum punya harus buat akun dulu biar bisa download file di 4shared. Nah,, kali ini MeNDHo akan memberikan sedikit tips jika kita ingin download file di 4shared tanpa harus Login atau Sign Up. Jadi kita tidak perlu repot-repot harus login atau bikin akun dulu jika mau download di 4shared. Oke,, Langsung aja cekidot,, (Silahkan klik gambar untuk memperbesar)